Sabtu, 09 Juli 2022

PGP-4-Kabupaten Pati-Nia Oktaviani-3.3-Aksi Nyata


3.3.a.10. Aksi Nyata - Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid


Program : Mewujudkan Karakter Cinta Terhadap Lingkungan  Melalui Program One Day One Clean Pada Murid SD (Kokurikuler)

Karya : Nia Oktaviani SD Negeri Tamansari 02 CGP Angkatan 4 Kab.Pati



Komponen

Penjelasan

Peristiwa (Fact)

·      Latar Belakang

Berdasarkan hasil observasi, banyak siswa yang kurang peduli terhadap lingkungan di sekitar sekolah. Siswa belum diberikan arahan untuk mencintai dan merawat tanaman secara rutin. Hal ini membuat guru di SD Negeri Tamansari 02 memiliki gagasan bagaimana cara agar siswa memiliki rasa peduli dan cinta terhadap lingkungan sekitar sekolah. Pembentukan cinta lingkungan dapat diwujudkan melalui program one day one clean yang bertujuan untuk melatih murid agar dapat mencintai lingkungan dan memeliharanya.

·      Alasan Melakukan Aksi Nyata

Menumbuhkan rasa peduli dan cinta terhadap lingkungan mulai sejak dini. Program One Day One Clean diciptakan agar dapat melakukan perubahan program berdampak pada murid di bangku Sekolah Dasar. Melalui program One Day One Clean juga bertujuan untuk mewujudkan kepemimpinan murid dengan memperhatikan aspek suara, pilihan, dan kepemilikan murid. Selain itu, karakter lingkungan yang dapat dibangun dengan menyediakan lingkungan belajar yang dapat mendalami keterampilan untuk mencapai tujuan akademik maupun non akademik. Selain itu, program One Day One Clean dapat membantu upaya pelestarian lingkungan, menarik perhatian siswa cinta dan peduli terhadap lingkungan, meningkatakan kepekaan dan motivasi siswa akan pentingnya peduli terhadap lingkungan, serta mengembangkan semangat rela berkorban dan pantang menyerah dalam keterlibatan program kegiatan.   

·      Hasil Aksi Nyata

1.    Mendiskusikan atau mengkoordinasikan program dengan kepala sekolah, rekan guru, murid dan komite sekolah serta paguyuban kelas. Kegiatan aksi nyata sebagai bentuk tanggungjawab seorang calon guru penggerak dalam melaksanakan tugas dan mengatasi permasalahan di sekolah. Tujuan berdiskusi atau berkoordinasi adalah untuk mendapat izin dan dukungan dalam pelaksanaan program mewujudkan karakter cinta terhadap lingkungan melalui program One Day One Clean pada murid SD.

2.    Menyiapkan sarana dan prasarana dalam mewujudkan karakter cinta terhadap lingkungan melalui program One Day One Clean pada murid SD dengan sumber daya atau modal aset yang telah dimiliki sekolah untuk dimanfaatkan secara maksimal supaya terwujud program yang berdampak pada murid.

3.    Penyampaian program mewujudkan karakter cinta terhadap lingkungan melalui program One Day One Clean pada murid SD. Program tersebut dilakukan setiap seminggu sekali untuk semua jenjang kelas di Sekolah Dasar. Hasil aksi nyata yang dilakukan meliputi untuk kelas rendah (kelas 1, 2, dan 3) membuang sampah pada tempatnya, membersihkan kelas sesuai regu piket, membersihkan taman dan menyiram tanaman depan kelas dan membuat karya inovatif untuk kelas rendah berupa mozaik dari daun pisang dan daun mangga. Sedangkan untuk kelas tinggi (kelas 4, 5 dan 6) kegiatan yang dilakukan meliputi membuang sampah pada tempatnya, membersihkan kelas sesuai regu piket, merawat taman depan kelas, merawat kebun sekolah, membuat karya inovatif berupa batik cap dari pelepah pisang, jus mangga, jamu kunir asem, dan jamu beras kencur.  

4.    Foto Aksi Nyata                                                                                

Foto Aksi Nyata Kelas Rendah (Kelas 1, 2 dan 3)

Foto Aksi Nyata Kelas Tinggi (Kelas 4, 5 dan 6)

Perasaan (Feeling)

 

Perasaan ketika atau setelah menjalankan Aksi Nyata pengelolaan program yang berdampak pada murid adalah berawal dari tantangan untuk melakukan suatu perubahan dalam mewujudkan karakter cinta dan peduli terhadap lingkungan melalui program One Day One Clean. Maka jiwa pantang menyerah untuk melakukan program yang berdampak pada murid membuahkan hasil sesuai yang diharapkan dengan bantuan, kerjasama dan koordinasi berbagai pihak dengan memanfaatkan modal aset atau sumber daya di sekolah. Sehingga menjadikan perasaan senang dan bahagia serta berharap program akan terus berjalan untuk mewujudkan budaya positif di sekolah dan profil pelajar pancasila.       

Pembelajaran (Finding)

Pembelajaran yang didapat dari pelaksanaan keseluruhan Aksi adalah sebagai seorang pemimpin pembelajaran kita harus menciptakan program yang berdampak pada murid dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari serta menggunakan modal aset atau sumber daya yang dimiliki oleh sekolah. Melalui program One Day One Clean akan tercipta karakter pada diri siswa untuk cinta dan peduli terhadap lingkungan serta antusias dalam mengikutinya. Agar program terwujud dan berjalan sesuai yang diharapkan membutuhkan koordinasi dan kolaborasi dengan Kepala Sekolah, rekan sejawat, komite sekolah dan paguyuban kelas. Selain itu, dalam melakukan program akan terdapat kendala yang harus dihadapi dengan cara mengidenfitikasi dan menganalisis masalah yang muncul untuk memudahkan dalam pemetaan kebutuhan murid.

Penerapan ke Depan (Future)

Rencana perbaikan untuk pelaksanaan di masa mendatang adalah berkolaborasi dan berkoordinasi dengan Kepala Sekolah, rekan sejawat, komite sekolah dan paguyuban kelas agar program One Day One Clean untuk mewujudkan karakter cinta terhadap lingkungan berlangsung terus menerus sehingga tercipta program kokurikuler yang diminati dan menjadi daya tarik seluruh siswa. Selain itu, dengan adanya program One Day One Clean akan tercipta budaya positif, melatih merdeka belajar murid dengan karya inovatif yang dihasilkan dari modal aset atau sumber daya yang dimiliki sekolah serta terwujudkan profil pelajar pancasila.